![]() |
| (Sutradara : Ari Aster) |
Banyak sekali sutradara kreatif dan berkualitas bermunculan setiap masanya. Bahkan ada yang filmnya langsung meledak sejak debut pertamanya. Salahsatu yang sempat menarik perhatian adalah sutradara Ari Aster dengan munculnya film Hereditary (2018). Meskipun bukan baru muncul ke permukaan, namun lansgung banjir pujian juga kritikan yang menandakan bahwa film garapannya tersebut telah berhasil menarik perhatian dunia perfilman.
Setelah sang nenek meninggal dunia, keluarga Graham kembali dirundung duka saat anak perempuannya meninggal secara tragis akibat kecelakan mobil yang ditumpangi bersama sang kakak. Hal ini tentu membuat Annie (diperankan Toni Collete) sangat terpukul atas kehilangan anaknya. Dengan dalih untuk mendapatkan kesembuhan psikologis, Annie mencoba bergabung dengan sebuah komunitas (Support Group) yang kemudian mempertemukannya dengan wanita paruh baya bernama Joan (diperankan Ann Dowd). Merasa sama-sama bernasib serupa, Annie dan Joan mulai bersahabat baik. Suatu ketika, Annie melakukan ritual pemanggilan roh yang diajarkan oleh Joan. Bukannya mendapat jawaban, Ritual tersebut malah membawa petaka buat keluarga Annie. Namun kejadian peristiwa demi peristiwa ganjil tersebut justru menguak sebuah misteri besar yang selama ini disimpan oleh sang nenek.
Penuh dengan ketengan dan misterius....Salahsatu film yang digadang-gadang sebagai film horror terbaik tahun 2018 ini memang sempat menjadi perbincangan hangat para pecinta film. Dari sejak menit awal sampai menjelang akhir, Mood film ini cukup terjaga dengan sangat baik. Skeniarionya apik, akting memukau (pemilihan pemain yang sangat tepat), Sinematografi yang luar biasa dengan penataan musik yang membuat film semakin hidup. Pokoknya sangat memuaskan dari banyak aspek. Akan tetapi meskipun banyak pujian didapat Hereditary, bukan berarti luput dari kritikan. Banyak sekali keluhan yang di alamatkan kepada Hereditary terutama bagian akhir film. Hal ini dianggap aneh dan perlu pikiran ekstra untuk mencernanya, barulah bisa diterima sebagai jawaban atas misteri yang terjadi. Bahkan setelah kita mengerti dengan maksud dari akhir cerita Hereditary. Film ini justru masih tetap saja menimbulkan banyak tafsiran atau persepsi lain dibeberapa adegan, Semua itu merupakan hal wajar bahwa akan selalu ada yang puas dan tidak puas.
Di luar dari semua kritikan dan pujian yang didapatkan Hereditary, tentu kembali kepada selera masing-masing-masing penonton. Namun buat sang Petualang, film ini sudah sudah sangat menghibur dan memuaskan. Cerita dalam film ini jadi menjelaskan kenapa judulnya harus Hereditary yang artinya turun temurun. Hereditary merupakan sebuah mahakarya yang mampu membuat penontonnya tetap diam dan menikmatinya dari awal sampai akhir. Meskipun ada beberapa keganjilan yang membuat penonton kebingungan, namun film ini tetap memiliki kualitas dan ciri tersendiri.
Selamat menonton buat yang belum nonton, dan buat yang sudah nonton, yuk berikan kesan, ulasan, bahkan nilai kalian untuk film ini dikolom komentar.
Official Trailer :
Sumber Foto : www.imdb.com

0 Komentar
Mohon untuk berkomentar dengan BIJAK. Terima Kasih.